IC3i Project Review

Indonesian Culture Invention, Innovation and Implementation untuk selanjutnya disingkat dengan istilah IC3i adalah sebuah konsep pengkajian, pengembangan dan pemberdayaan berbagai peluang intelektual yang dikembangkan berdasarkan eksplorasi unsur-unsur kultural bangsa Indonesia berlandaskan semboyan nasional Bhineka Tunggal Ika sebagai sarana dalam pembentukan identitas modernitas kebangsaan yang sesuai dengan dinamika globalisasi kebudayaan. Konsep ini diwujudkan sebagai program stimulatif dalam pergerakan kebudayaan di Indonesia.

Perumusan konsep IC3i diupayakan sebagai salah satu sarana dalam pembentukan sistem transformasi fungsi dan aplikasi budaya dalam proses transisi kultur Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam menghadapi dinamika modernisasi global. Dalam perspektif perkembangan kebudayaan, strategi IC3i tidak dikembangkan berdasarkan acuan fase budaya post modernisme yang melandasi tahapan perkembangan kultur yang terjadi di negara-negara lainnya, misalnya negara-negara di benua Eropa. IC3i dirumuskan berdasarkan tahapan eksplorasi kultur yang telah dan akan dilakukan oleh kalangan praktisi kultural di seluruh Indonesia. Selama ini, proses ekplorasi kultur yang terjadi di Indonesia selalu merujuk pada perkembangan pola-pola eksplorasi dari setiap era kultural yang telah terjadi di negara lainnya, khususnya dari perkembangan kebudayaan Eropa. Salah satu hal yang perlu digaris bawahi, dinamika kebudayaan yang terjadi di Eropa memiliki latar belakang sebab dan akibat yang berbeda dengan dinamika kultur di Indonesia. Hal ini tentu saja merupakan salah satu dasar pemikiran yang menunjukkan bahwa dinamika kultur di Indonesia adalah tidak sama dengan dinamika kultur di Eropa.

Oleh sebab dampak imperialisme bangsa Eropa di masa lalu, dinamika kebudayaan yang terjadi di negara-negara Eropa ini selanjutnya memberikan mempengaruhi dinamika kultur dari berbagai bangsa yang termasuk dalam wilayah imperialismenya. Sehingga tidaklah heran mengapa ada kecenderungan untuk merujuk maupun mengadopsi dinamika kultur Eropa sebagai acuan dalam perkembangan kultur dari bangsa-bangsa yang mengalami dampak imperialisme tersebut.

Sesungguhnya kecenderungan untuk merujuk maupun mengadopsi dinamika kultur Eropa ini merupakan sebuah ironi kebudayaan yang menunjukkan adanya pengakuan superioritas bangsa-bangsa Eropa terhadap bangsa-bangsa lainnya. Sebelum adanya imperialisme bangsa Eropa, secara historis dapat dibuktikan superioritas kebudayaan Eropa berangkat dari adanya gerakan renaissance oleh sebab pengaruh superioritas kebudayaan Islam yang membuka mata bangsa Eropa pada masa-masa konflik perang salib. Renaissance yang mengawali superioritas kebudayaan Eropa pada dasarnya merupakan upaya penggalian berbagai unsur kultural yang ada di Eropa dengan kebudayaan Islam sebagai rujukan komparatif. Dalam hal ini, bangsa Eropa tidak serta-merta mengadopsi seluruh unsur kebudayaan Islam dalam dinamika kulturalnya, namun menjadikan dinamika kebudayaan Islam sebagai acuan dasar dalam menggali berbagi potensi kultural yang ada dalam kebudayaannya sendiri.

Dalam konteks dinamika kebudayaan di Indonesia, peluang eksplorasi unsur-unsur kultural dari beragam etnik di Indonesia dalam perspektif negara kesatuan republik Indonesia pada dasarnya telah memiliki landasan konseptual yang sangat mendasar. Landasan konseptual ini adalah semboyan “Bhineka Tunggal Ika” yang dikutip oleh para pendiri republik ini dari Kakawin Sutasoma karangan Mpu Tantular, salah satu pujangga kerajaan Majapahit abad 14.

Dengan semakin berkembangnya dinamika etnosentrisme daerah sebagai dampak tidak meratanya pemahaman mengenai sistim otonomi daerah yang diberlakukan sejak tahun 1999 di Indonesia pada dasarnya merupakan gambaran yang menandai gejala desentralisasi kebangsaan dalam perspektif Negara Kesatuan Republik Indonesia. Jika ditinjau dari berbagai fenomena yang terjadi sejak dikembangkannya sistim Otonomi daerah, dampak sistim yang diharapkan sebagai wujud peluang pengembangan kemandirian daerah melalui penyelenggaraan asas desentralisasi secara utuh dan bulat yang dilaksanakan di Daerah Kabupaten dan Daerah Kota yang diberikan oleh pemerintah pusat terhadap pemerintah daerah pada dasarnya tidaklah menghasilkan sesuatu sesuai dengan harapan. Cukup hanya melihat dari sisi perspektif kebudayaan hal ini tergambar dengan sangat jelas, apalagi dalam konteks politik.

Tanpa perlu mengkritisi lebih lanjut mengenai dampak ketidaksiapan SDM daerah dalam penerapan sistim otonomi, hal terpenting yang perlu dijadikan kajian adalah terkait dengan solusi kebangsaan terhadap penguatan kembali nilai-nilai budaya terhadap proses nasionalisme kebangsaan Negara Kesatuan Republik Indonesia, sekaligus pengembangan kebudayaan dalam proses pembangunan.

Terkait dengan solusi ini, Konsep IC3i merupakan salah satu konsep kebudayaan dari Biduk Seniman Indonesia yang diusulkan kepada pemerintah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Konsep ini difungsikan untuk menstimulasi gerakan-gerakan eksplorasi intelektual terhadap unsur-unsur kebudayaan dari beragam etnik di Indonesia sebagai sarana penguatan pembangunan bangsa dan negara. Gerakan eksplorasi intelektual yang diharapkan adalah terbangunnya kegiatan-kegiatan pengkajian terhadap berbagai potensi inovatif dari unsur kebudayaan bangsa Indonesia yang beragam etnik untuk menghasilkan karya-karya intelektual yang bersifat inventif, inovatif dan implementatif sebagai sarana penguatan proses pembangunan Bangsa dan Negara Republik Indonesia.

Konsep IC3i  selanjutnya diharapkan tidak saja diterapkan oleh kalangan intelektual Biduk Seniman Indonesia, namun juga dapat diterapkan atau sekurang-kurangnya dapat menstimulasi berbagai kalangan intelektual lainnya untuk berupaya menggali berbagai potensi kebudayaan beragam etnik di Indonesia yang menguntungkan bagi Bangsa dan Negara Republik Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.